BATUMENYAN,
Program ini diawali dengan identifikasi potensi lokal, di mana Desa Batu Menyan memiliki sumber bahan baku kakao yang cukup melimpah. Selama ini, kulit ari biji kakao umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya menjadi limbah.
Melalui kegiatan KKN Tematik ini, mahasiswa memperkenalkan proses pengolahan kulit ari kakao menjadi minuman teh herbal yang memiliki aroma khas serta berpotensi sebagai produk unggulan desa.
Mahasiswa Kelompok KKN tidak hanya melakukan praktik pembuatan teh kakao, tetapi juga mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat setempat pada hari Rabu, 21 Januari 2026 yang dilaksanakan di balai Desa Batu Menyan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tahapan produksi mulai dari proses pengeringan, penyangraian, hingga penyeduhan teh kakao yang higienis dan aman dikonsumsi. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik langsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap aspek pemasaran, mahasiswa juga merancang desain kemasan produk yang menarik dan informatif. Kemasan dibuat dengan mencantumkan identitas produk dan label sederhana sehingga produk teh kakao dari Desa Batu Menyan memiliki nilai jual dan siap dipasarkan.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan limbah kulit ari biji kakao menjadi produk inovatif yang bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kreativitas dan kemandirian usaha berbasis potensi lokal. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat berkelanjutan dan dikembangkan menjadi produk unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa Batu Menyan. (*)






